ADMINISTRASI SISTEM JARINGAN


Nama  : Nurul Masrifatul Aini
Kelas   : XII TKJ 2 / 19

Administrasi Sistem Jaringan




1. Cloud Hosting



 Cloud hosting adalah tipe web hosting yang menggunakan berbagai macam server untuk menyeimbangkan load dan memaksimalkan uptime. Alih-alih menggunakan single server, website Anda akan mengakses “cluster” yang memanfaatkan resource dari pool yang terpusat. Hal ini menunjukkan bahwa kalau ada satu server yang gagal, maka server yang lain tidak akan terpengaruh, melainkan tetap berfungsi. Arsitektur cloud hosting berbeda dari proses setup yang biasanya dijalankan di web hosting reguler: 
  •  Sebagian besar shared hosting menggunakan pendekatan terpusat di mana satu server menjadi rumah bagi banyak website. Namun, jika server mengalami gangguan, maka setiap akun hosting yang berada di bawah naungannya juga akan mengalami hal yang sama. 
  • Di sisi lain, pendekatan distribusi yang dilakukan oleh sistem cloud hosting tidak akan mengalami hal serupa. Karena setiap website “didistribusikan” ke beberapa lokasi, maka tidak akan ada masalah downtime jika server pada cluster mengalami gangguan. 

Jenis website yang menggunakan cloud hosting sama beragamnya dengan yang memakai regular hosting. Hanya saja, di kasus-kasus tertentu, cloud hosting lebih banyak digunakan. Jika website membawa misi penting, di mana suatu perusahaan seolah-olah tak bisa ‘hidup’ tanpanya, maka cloud hosting adalah pilihan yang tepat. Layanan ini bahkan dipilih oleh banyak toko ecommerce, situs lead generation, website perusahaan, dan proyek dengan trafik tinggi. Di saat bersamaan, cloud hosting memberi kemudahan dalam hal scaling apabila Anda menginginkan power tambahan. Hal ini tentu saja menjadi salah satu keunggulan yang dapat dimanfaatkan oleh agensi berita dan perusahaan penerbitan yang menginginkan peningkatan trafik atau klik dalam jumlah besar pada postingan yang mereka terbitkan. Kesimpulannya, cloud hosting adalah pilihan yang tepat jika menginginkan resource tanpa batas, bahkan lebih baik dibandngkan dengan shared hosting dan server virtual lainnya.


 2. Dedicated Hosting



Pengertian Dedicated Hosting adalah sebuah jenis layanan hosting yang berbentuk seperti virtualisasi server, yang memungkinkan para pelanggan atau pengguna untuk menyewa sebagian server lebih banyak atau bahkan menyewa seluruh serrver untuk di gunakan oleh website pelanggan tersebut. Layanan Dedicated Hosting sebenarnya sama dengan layanan VPS, bedanya para pelanggan VPS harus memanage server virtualnya sendiri, hal tersebut membuat harga VPS menjadi lebih murah. Sedangkan Dedicated Hosting, para pelanggan tidak akan di repotkan lagi dengan urusan memanage server virtualnya sendiri, karena proses memanage server virtual akan di lakukan oleh provider hosting. Maka, dapat kita katakan bahwa Dedicated Hosting merupakan layanan hosting premium, dimana para pelanggan hanya berfokus untuk urusan bisnisnya saja. Karena pemanagan server virtual sudah di tangani oleh penyedia hosting tersebut. 


3. Shared Hosting


 Shared hosting merupakan salah satu pilihan popular terutama bagi situs-situs yang baru, pada dasarnya jenis hosting ini bekerja untuk memberikan sumber daya server yang nantinya akan digunakan oleh beberapa situs web yang memiliki layanan sama. Penjelasan lebih luasnya lagi adalah bahwa shared hosting ini memberi layanan dengan account hosting yang diletakan bersama-sama beberapa account lainnya didalam satu server yang sama sehingga dalam kinerjanya akan memakai servis bersama.

 Dalam penggunaan layanan hosting pasti memiliki kelebihan dan kekurangan di masing-masing jenis hosting yang tersedia, untuk simak beberapa penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dari shared hosting berikut ini. 

Kelebihan Shared Hosting : 

 Biaya Murah 
    Dibandingkan dengan jenis hosting yang lain, shared hosting merupakan pilihan yang paling  murah karena pada setiap server pengguna akan berbagi ruang serta sumber daya dengan yang lainnya. Sebagai contoh shared hosting adalah perumpaan ketika seseorang menyewa sebuah kontrakan atau apartemen yang akan digunakan bersama-sama agar lebih menghemat uang karena biaya akan ditanggung bersama-sama. Pada umunya pengelolaan shared hosting pasti sepenuhnya dipegang oleh penyedia layanan hosting tersebut, oleh karena itu pengguna tidak perlu khawatir lagi mengenai apa pun yang berkaitan dengan kinerja layanan hosting dan hanya melakukan pengelolaan terhadap situsnya. Dengan hanya memfokuskan pada pengelolaan saja maka pengguna akan lebih menghemat waktu karena tidak perlu repot lagi untuk mengurusi kinerja server dan juga menghemat biaya. 

 Penggunaan Mudah
    Didalam layanan shared hosting pengguna akan dimudahkan karena nanti semua operasional server akan diambil ahli oleh penyedia layanan sehingga bagi para pemula yang tidak memiliki pemahaman mengenai pemograman masih tetap bisa untuk mengelola situs web atau blognya. Namun saat nanti web atau blog pengguna layanan shared hosting sudah mempunyai jangkauan yang luas dan pengunjung yang luar biasa banyaknya, maka perlu untuk mengganti layanan hosting ke VPS atau dedicated web server. Alasannya adalah karena kembali lagi menyesuaikan pada kebutuhan dimana untuk web yang sudah besar dan memiliki banyak pengunjung lebih cocok dengan layanan hosting yang lainnya, jika pengguna masih menggunakan shared hosting maka situsnya akan berdampak pada situs lainnya didalam server yang sama dan pengaruhnya bisa membuat error atau down time. Selanjutnya jika pengguna sudah mengganti layanan hosting maka harus belajar pengetahuan mengenai pemograman. 

 Administrasi dan Pemeliharaan Server Mudah 
   Sesuai dengan penjelasan diatas bahwa shared hosting sangat cocok bagi pemula yang baru memiliki pemahaman mengenai dunia web dan layanan hosting. Dengan menggunakan jenis hosting ini pengguna lebih difokuskan pada pembelajaran mengenai blog ataupun website yang sedang dibangun, namun hal ini hanya sementara waktu karena pengguna harus mengganti layanan ketika sudah mengalami traffic pengunjung. Mengenai administrasi dan pemeliharaan server pengguna tidak perlu memikirkannya lagi karena semuanya sudah diambil ahli oleh penyedia layanan hosting. 

 Sangat Ideal untuk Blog maupun Website Bisnis Skala Kecil
      Shared web hosting ini dikatakan sangat ideal untuk pengguna situs blog maupun website bisnis dengan skala yang kecil. Alasannya pertama karena pertimbangan anggaran, hal ini tentu sering terjadi pada seseorang yang memulai bisnis kecil-kecilan dimana untuk mengurangi resiko kerugian yang besar maka seseorang akan lebih menghemat uang terkait anggaran.Karena shared hosting ini menawarkan layanan dengan harga yang sangat murah maka sangat cocok untuk seseorang yang melakukan bisnis dengan situs blog atau web dengan skala kecil. Lalu alasan yang kedua adalah mengenai pehaman dan kemampuan seseorang dalam mengelola hosting, tentu untuk yang baru terjun di dunia web hosting akan kesulitan untuk menjalankan layanan hosting.Namun dishared hosting pengguna tidak perlu kesulitan lagi karena semua server akan diambil ahli oleh penyedia layanan hosting tersebut, untuk itu shares hosting sangat ideal bagi pemula blog atau web bisnis kecil. 

 Control Panel yang mudah 
     Dengan menggunakan shared hosting ini pengguna akan diberi kemudahan dalam hal control panel karena penyedia layanan hosting akan memberika akses yang luas terhadap hal tersebut. Dalam mengelola website atau blog akan lebih mudah lagi karena pengguna sudah memiliki akses control panel, sehingga pengguna akan bisa memanfaatkan banyak fitur yang tersedia misalnya ketika akan mengunggah file ataupun gambar akan lebih lancar dan mudah serta untuk memudahkan pengguna yang ingin melihat statistic apapun yang berkaitan dengan web atau blognya. 

 Email akan masuk pada akun email pengguna
       Sudah kita ketahui bahwa penggunaan layanan shared hosting ini adalah dilakukan bersama-sama dengan berbagi server pada pengguna lain. Namun tidak perlu khawatir mengenai email yang dikirim untuk pengguna akan masuk pada email pengguna bukan semua email yang masuk pada layanan server yang sama.

 Kekurangan Shared Hosting :

  Area Kontrol Terbatas pada Server
       Pengguna pada layanan shared hosting ini hanya memiliki ruang yang sedikit terkait akses ke server sehingga kontrolnya sangat terbatas sekali. Hal ini terjadi karena dalam layanan hosting ini kepemilikan akses penuh hanya dimiliki oleh administrator penyedia layanan hosting, jadi untuk pengelolaan semua akun server diambil ahli juga dan pengguna memiliki akses yang sedikit. 

 Memungkinkan Terjadinya Crash
       Sebagaimana telah dijelaskan bahwa jenis layanan shared hosting ini adalah yang menggunakan banyak pengguna di dalam satu server, dengan hal tersebut tentu sudah tidak heran lagi jika sewaktu-waktu akan terjadi crash. Adanya beban yang berat terutama jika sedang ada traffic akan berpengaruh terhadap kinerja situs web atau blog pengguna lainnya dan akhirnya terjadi gangguan layanan atau crash. 

 Keamanan yang kurang
     Dalam shared hosting yang memberi ruang yang luas dalam satu server, akan lebih rentan terhadap penyalahgunaan akses atau fitur lainnya yang sangat sensitive. Denga hal tersebut pasti akan banyak memunculkan masalah pada server dan bahkan akan terbuka celah dari keamanan yang dipasang.

 Penggunaan Sotware lain terbatas 
     Pengguna shared hosting tidak bisa mendapatkan akses dalam menggunakan atau menjalankan software lain selain yang telah ditawarkan oleh penyedia layanan hosting.


 4. VPS Hosting 


VPS merupakan singkatan dari Virtual Private Server. VPS hosting adalah salah satu layanan hosting yang paling banyak digunakan untuk mengonlinekan website. Tipe hosting ini menggunakan teknologi virtualisasi yang menyediakan resourse dedicated (pribadi) di server meskipun digunakan oleh lebih dari satu user.VPS hosting merupakan pilihan yang lebih aman dan stabil jika dibandingkan dengan shared hosting, di mana Anda sama sekali tidak menggunakan ruang server yang dedicated. Akan tetapi, shared hosting lebih murah daripada Anda harus menyewa atau membeli seluruh ruang server.Biasanya VPS hosting disewa oleh pemilik situs yang websitenya sudah memperoleh jumlah traffic tinggi yang bahkan melebihi batas penggunaan yang disarankan oleh paket shared hosting. Hanya saja, pemiliki situs seperti ini masih belum membtuhkan resource dari server dedicated.Umumnya VPS menawarkan lebih dari satu paket hosting. 

7 Fungsi VPS 

1. Website Trafik Super Tinggi 
   Jika Anda mengelola website dengan trafik super tinggi, VPS merupakan layanan yang sesuai untuk website Anda. Jika Anda sedang menggunakan layanan shared hosting, Anda bisa berpindah layanan dari shared hosting ke layanan VPS.Trafik super tinggi pada website yang masih menggunakan layanan shared hosting bisa mengakibatkan pada suspensi domain karena berpotensi mengganggu resource bersama yang digunakan satu shared hosting. Biasanya perusahaan penyedia layanan hosting yang Anda gunakan akan memberi tahu jika trafik di website Anda sudah terlalu tinggi dan perlu pindah ke layanan VPS. Selain itu, Anda juga perlu mengecek trafik website secara berkala agar dapat menentukan kapan waktu yang tepat untuk pindah layanan ke VPS. 

2. Web Hosting Skala Kecil 
      Bagi Anda yang memiliki usaha jasa pembuatan website atau developer, Anda bisa menggunakan layanan VPS untuk web hosting klien-klien Anda. Dengan menggunakan VPS, Anda memiliki kontrol penuh terhadap website-website yang menggunakan layanan VPS Anda.

3. File hosting 
     Mungkin Anda sudah familiar dengan situs-situs seperti MediaFire, Zippy Share, Dropbox, Google Drive, dan berbagai situs penyimpanan file lainnya. Situs penyimpanan file online tersebut memudahkan Anda untuk menyimpan dan mengakses file secara online. Layanan VPS juga memungkinkan Anda untuk menyimpan file berukuran besar, baik untuk diakses pribadi maupun diakses oleh pengunjung website Anda. Anda tidak bisa menemukan fitur ini di layanan shared hosting karena biasanya disk space shared hosting hanya diperbolehkan untuk keperluan pembuatan website. Kalau Anda membutuhkan fitur penyimpanan file online seperti penyimpanan backup, layanan file sharing, penyimpanan film, foto, software, dan penyimpanan file berukuran besar lainnya, VPS adalah layanan yang cocok untuk Anda. 

4. Remote Desktop
      VPS juga memungkinkan Anda untuk mengakses dan menggunakan komputer atau server secara remote. Anda memiliki kontrol penuh terhadap server tanpa dibatasi lokasi. Anda bisa mengontrol server di manapun Anda berada. 

5. VPS sebagai VPN 
    VPS juga dapat digunakan sebagai VPN atau Virtual Private Network. VPN secara singkat didefinisikan sebagai jaringan-jaringan yang terhubung melalui internet, tetapi hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu. Fungsi VPS sebagai VPN ini bisa dimanfaatkan oleh perusahaan atau organisasi yang membutuhkan jaringan private untuk karyawan-karyawan atau anggotanya saja. Perusahaan atau organisasi bisa menjadikan VPSnya sebagai VPN untuk menyimpan data-data penting dan tetap bisa bertukar data dengan aman selama dalam jaringan VPN tersebut.

 6. Server Percobaan 
     Jika Anda sedang mengembangkan software, aplikasi, sistem operasi, atau framework, tentu membutuhkan server dengan harga terjangkau, tapi memberikan fasilitas yang cukup untuk melakukan percobaan software atau aplikasi. Anda bisa saja menggunakan dedicated server, tetapi harganya tentu sangat mahal. Sebagai alternatif, Anda bisa memanfaatkan layanan VPS untuk melakukan percobaan-percobaan. Layanan VPS relatif lebih murah dibandingkan dengan dedicated server, tetapi sudah memberikan fitur-fitur yang cukup untuk server tahap percobaan. 

7. Private Backup 
     Biasanya paket layanan VPS sudah secara spesifik tertera menyediakan berapa gigabyte disk space. Di Niagahoster sendiri, paket layanan VPS tersedia dari 20 GB hingga 160 GB. Selain bisa Anda gunakan untuk menyimpan file secara online, Anda juga bisa menggunakannya untuk menyimpan data backup.

Komentar